Saturday, July 20, 2024
HomeHealthPerbedaan Vegetarian dan Vegan yang Perlu Dipahami dengan Baik

Perbedaan Vegetarian dan Vegan yang Perlu Dipahami dengan Baik

Vegetarian dan biasa dikenal dengan sebutan vegan adalah dua gaya hidup yang sering disalahartikan sebagai hal yang sama, namun sebenarnya memiliki perbedaan mendasar. Keduanya sama-sama menghindari konsumsi daging, namun alasan dan cara mereka mengatur pola makan dan gaya hidup cenderung berbeda. Pahami perbedaan vegetarian dan vegan selengkapnya melalui ulasan di bawah ini.

Perbedaan Antara Vegetarian dan Vegan

Setiap orang mengikuti pola makan vegetarian atau vegan karena alasan yang berbeda-beda, mulai dari kesehatan, lingkungan, atau keyakinan mereka. Namun, sebagian orang mungkin juga masih belum memahami perbedaan antara vegan dan vegetarian, bahkan menganggapnya sebagai hal yang sama.

Pola makan

Perbedaan paling mencolok antara vegetarian dan vegan yang pertama bisa dilihat dari pola makannya. Vegetarisme ini sendiri adalah pola makan yang menerapkan pola makan yang menghindari makanan yang berasal dari hewani, seperti daging dan makanan laut. Akibatnya, seorang vegetarian hanya mengonsumsi buah, sayur, kacang-kacangan, biji-bijian, dan jamur. Namun, ada sebagian pelaku diet vegetarian yang masih mengonsumsi produk hewani, seperti telur, susu, produk olahan susu, dan madu. 

Sebab, pengolahan telur, susu, dan madu tidak lagi melibatkan penyembelihan hewan. Sedangkan vegan merupakan jenis vegetarian dengan pola makan yang lebih ketat. Seorang vegan menghindari segala produk yang berasal dari hewan, tidak hanya makanan tapi juga pakaian, kosmetik, dll. Jadi, tidak hanya sebatas makanan yang dikonsumsi saja, tapi veganisme sudah menjadi gaya hidup.

Vegan ini sendiri didasarkan pada sebuah prinsip untuk menghindari segala bentuk eksploitasi hewan, sehingga mereka secara sepenuhnya bisa menghindari produk-produk hasil eksploitasi hewan, termasuk susu, telur, madu, bahkan barang-barang yang berasal dari hewan, seperti jaket kulit.

Jenis

  • Perbedaan vegetarian dan vegan selanjutnya adalah jenisnya. Jenis-jenis pola makan vegetarian adalah:
  • Lacto ovo vegetarian (menghindari daging namun tetap mengonsumsi susu dan telur).
  • Lacto vegetarian (menghindari daging dan telur namun tetap mengonsumsi produk susu)
  • Ovo vegetarian (hindari segala jenis produk hewani kecuali telur).

Orang yang tidak makan daging atau unggas tetapi makan ikan dianggap pescatarian, sedangkan vegetarian paruh waktu sering disebut sebagai flexitarian, yaitu orang yang vegetarian atau vegan tetapi kadang-kadang makan daging. Sedangkan vegan terbagi menjadi dua jenis, yaitu pola makan vegan bebas gluten dan pola makan vegan mentah. Berikut penjelasan masing-masingnya:

  • Diet bebas gluten: Vegan yang mengikuti diet bebas gluten, seperti gandum, sereal, dan barley. Pola makan ini biasanya dilakukan oleh penderita penyakit celiac.
  • Pola makan vegan mentah: Vegan yang mengonsumsi makanan nabati mentah. Tujuannya agar nutrisi dalam makanan tidak hilang. Namun terkadang para vegan tetap memasaknya dengan suhu rendah, tidak lebih dari 40 derajat Celcius.

Manfaat

Vegetarian dan vegan menawarkan manfaat serupa. Dengan menerapkan pola makan ini, Anda akan lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah yang diperkaya dengan antioksidan dan nutrisi yang memberikan efek positif bagi kesehatan tubuh. Namun terdapat beberapa perbedaan di dalamnya. Orang yang mempraktikkan lakto-vegetarian cenderung mendapatkan lebih banyak mineral dan vitamin. 

Seperti kalsium, fosfor, dan vitamin D, dibandingkan vegan karena mengonsumsi produk susu. Meski para vegan kesulitan mendapatkan nutrisi tersebut, namun menghindari susu dan telur membantu mengontrol kadar kolesterol agar normal. Dengan begitu, risiko berbagai penyakit bisa diminimalisir.

Risiko

Perbedaan lain antara vegetarian dan vegan yang perlu diperhatikan adalah risikonya. Meski lebih banyak manfaat yang bisa diperoleh, namun ada beberapa risiko yang mungkin perlu Anda waspadai. Pasalnya, seseorang yang menjalani pola makan vegetarian berisiko tidak mendapatkan vitamin B6 (piridoksin) dan vitamin B3 niasin dari makanan yang dikonsumsinya. 

Sementara itu, seseorang yang menjalani pola makan vegan berisiko kekurangan zinc dan omega-3, terutama EPA (Eicosa-Pentaenoic Acid) dan DHA (Docosa-Hexaenoic Acid), karena tidak mengonsumsi makanan dari sumber hewani sama sekali. Jadi, apakah seorang vegetarian atau vegan masih tetap perlu untuk memperhatikan dan memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan.

Asupan nutrisi yang tidak mencukupi seperti kekurangan asam lemak omega-3, kalsium, serta vitamin D dan B12 dapat berdampak buruk pada berbagai aspek kesehatan, termasuk kesehatan mental dan fisik. Baik vegetarian maupun vegan juga harus memberikan perhatian khusus pada strategi nutrisi yang telah dimaksudkan untuk meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan nabati.

Suplemen, terutama nutrisi seperti zat besi, kalsium, omega-3, serta vitamin D dan B12 mungkin juga akan sangat diperlukan untuk tubuh. Berikut ini adalah beberapa hal-hal yang perlu Anda perhatikan pada sebelumnya jika Anda telah memutuskan untuk menjadi vegetarian atau vegan:

  • Analisis kebutuhan asupan nutrisi harian.
  • Mengukur kadar nutrisi dalam darah.
  • Mengonsumsi suplemen yang sesuai.

Itulah penjelasan mengenai perbedaan vegetarian dan vegan yang perlu Anda pahami Seperti yang dilansir alexistogel login, semoga bermanfaat.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular